Senin, 25 Juli 2011

Liburan Ke Bali

Pada hari rabu, tanggal 6 Juli 2011, saya dan keluarga pergi berlibur ke Bali. Kami pergi ke Bali naik pesawat. Perjalanan dari Jakarta menuju Denpasar ditempuh selama satu setengah jam. Kami berangkat dari Jakarta pada pukul 13.00 WIB, namun karena penerbangannya mengalami suatu masalah, kami pun akhirnya berangkat dari Jakarta pada pukul 14.00 WIB. Kami pun tiba di Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bali pada pukul 16.30 WITA. Terdapat perbedaan waktu antara Jakarta dan Denpasar, yaitu satu jam.

Setelah mengambil bagasi (barang), kami langsung menuju ke luar dan menemui Pak Made, orang yang akan membawa saya mengelilingi Bali. Setelah bertemu, kami langsung menuju rock Bar, untuk melihat matahari tenggelam / Sunset. Namun karena harus mengantri selama 2 jam, kami pun memutuskan menuju hotel untuk beristirahat karena besok pagi-pagi kami harus melanjutkan perjalanan kembali. Kami menginap di Swiss-Belhotel, Nusa Dua, Bali. Setelah tiba di hotel, saya langsung beristirahat.

Keesokan harinya, kami langsung mandi dan makan pagi karena pada hari itu kami harus melanjutkan perjalanan yang cukup banyak. Pertama-tama, kami menuju ke Tanjung Benoa, tempat untuk bermain olahraga air. Kami memilih tempat yang bernama Apollo, karena disana banyak sekali pilihan olahraga / permainan air. Namun karena waktu yang terbatas, kami hanya bermain satu permainan, yaitu Banana Boat. Banana Boat merupakan suatu permainan yang dimana kita akan menaiki sebuah perahu karet yang berbentuk pisang. Sebelum bermain, kami harus memakai perlengkapan yang mengutamakan keselamatan, yaitu helm dan pelampung. Kami pun dibawa ke tengah laut. Setelah sekian lama mengelilingi laut, tiba-tiba orang yang membawa kami pun menjatuhkan perahu dan kami semua pun ikut terjatu ke dalam laut. Mata saya sangat perih, karena air laut itu asin, yang dapat membuat mata perih. Kami pun naik kembali ke perahu dan menuju ke pantai. Setelah tiba di pantai, saya pun mengganti baju yang basah dengan baju yang kering. Setelah itu, kami langsung menuju mobil untuk melanjutkan perjalanan. Perjalanan berikutnya kami menuju restoran untuk makan siang. Setelah makan siang, kami menuju Seminyak dan Legian. Disana terdapat banyak outlet-outlet. Disana juga tempat berkumpulnya warga asing / bule. Setelah berbelanja, kami menuju Kuta untuk melihat matahari terbenam. Setelah itu, kami pun makan malam dan langsung menuju hotel untuk beristirahat.

Keesokan harinya, kami akan menuju Kuta, Ubud, dan Jimbaran. Pertama-tama, kami menuju Ubud untuk makan siang. Setelah makan siang, kami menuju Kuta. Namun, karena banyaknya wisatawan di Bali, jalanan pun menjadi macet. Hari pun semakin sore, namun kemacetan masih dimana-mana. Kami pun memutuskan untuk langsung menuju Pantai Jimbaran untuk makan malam. Restoran disana menyajikan makanan laut, mulai dari ikan, cumi-cumi, udang, kerang, lobster, dan lain-lain. Setelah makan malam, kami langsung menuju ke hotel. Saya pun langsung tidur karena besok pagi kami akan pulang ke Jakarta.

Keesokan harinya, saya langsung mandi, dan makan pagi. Setelah itu, kami langsung menuju mobil. Kami pun langsung menuju Bandara Ngurah Rai. Kami berangkat dari Bali ke Jakarta pada pukul 11.00 WITA. Pada pukul 11.30 WIB, kami pun tiba di Jakarta dengan sehat. Walaupun liburan di Bali cukup singkat tapi sangat berkesan. Semoga liburan mendatang akan lebih seru lagi…..

Sabtu, 21 Mei 2011

Rangkuman Jam 6


Pen Tool
Digunakan untuk menggambar beragam objek (dalam format shape atau vector), baik yang bersudut tumpul maupun yang bersudut tajam.

Rectangle, Rounded Rectangel & Ellipse Tool
Untuk pembuatan bentuk vector (shape) berbentuk persegidan ellips, gunakan salah satu dari ketiga tool ini.

Polygon Tool
Digunakan untuk pembuatan shape bersudut banyak dan shape berbentuk bintang.

Costum Shape Tool
Berisikan beragam bentuk shape siap pakai, Costum Shape Tool merupakan tool yang cukup unik. Selain memilih shape yang telah disediakan, kita juga dapat membuat costum shape sendiri untuk digunakan dilain waktu.

Horizontal Type Tool
Tool ini digunakan apabila ingin menambahkan teks ke dalam gambar atau desain yang kita buat.

Foreground & Background Color


Brush Tool
Analogi dari tool ini adalah kuas digital. Ada banyak sekali bentuk brush yang dapat kita gunakan, namun kita pun dapat membuat bentuk brush sendiri bila diperlukan. Fungsi dari brush tool adalah mewarnai, namun pada prakteknya tool ini juga dapat digunakan untuk melakukan masking, membuat seleksi, dll.

Gradient Tool
Kita menggunakan Gradient tool apabila ingin membuat warna gradasi. Gradasi adalah sebutan untuk perpaduan dua warna atau lebih. Misalnya warna langit, merupakan contoh perpaduan warna biru terang dan biru gelap.

Fill Tool
Perintah ini akan memberi kita pilihan untuk mewarnai suatu layer. Selain memilih untuk mengisi layer dengan warna solid, kita juga dapat mengisinya dengan pola atau pattern.

Rangkuman Jam 5


Memahami Layer dan Tipenya
Analogi sebuah layer adalah lembar kertas transparan, dimana di dalamnya dapat diisi dengan teks, gambar, garis dan elemen desain lainnya.

Blending Mode
Merupakan teknik perpaduan warna yang menentukan bagaimana tampilan sebuah layer agar menyatu dengan layer di bawahnya.

Layer Mask
Fungsi utama layer Mask adalah untuk menyembunyikan isi layer. Aturan yang berlaku cukup sederhana, warna hitam untuk menyembunyikan isi layer, dan warna puth digunakan untuk fungsi sebaliknya. Sedangkan warna abu – abu akan membuat isi layer menjadi transparan.

Layer Style
Kita dapat menambahkan efek bayangan, garis tepi, emboss, dan Glow pada sebuah layer. Semua efek tersebut disebut Layer style, yang dapat dengan mudah kita tambahkan melalui panel layers.

Layer Adjustment dan Panel Adjusment
Menggunakan Adjustment layer merupakan cara praktis dan efisien untuk melakukan koreksi pada gambar. Karena perintah Image>Adjustment disimpan dalam sebuah layer, maka kita dapat dengan mudah melakukan koreksi ulang tanpa merusak data gambar aslinya. Yang lebih hebat lagi, setiap layer adjustment memiliki layer mask dan dapat diatur Blending mode serta Opacity-nya. Dan bila tidak dibutuhkan lagi, adjustment layer dapat dengan mudah dihapus.   

Rangkuman Jam 4


Memahami seleksi
Seleksi adalah mengisolasi area gambar yang diinginkan, dengan tujuan pemotongan gambar atau bisa juga untuk menjaga agar bagian gambar yang tidak terseleksi, tidak terkena efek manipulasi gambar.

Rectangular Marquee tool
Berguna untuk membuat seleksi berbentuk kotak atau persegi panjang.

Elliptical Marquee tool
Berguna untuk membuat seleksi berbentuk lingkaran.

Polygonal Lasso tool
Biasanya digunakan untuk menyeleksi dengan bentuk yang lain.

Magnetic Lasso tool
Tool yang secara otomatis mendeteksi area gambar yang kontras, sehingga proses seleksi menjadi lebih mudah.

Magic Wand tool
Berguna untuk membuat seleksi pada area gambar yang memiliki warna senada.

Quick Selection tool
Sama seperti Magic Wand tool, berfungsi untuk menyeleksi warna yang senada, namun bedanya tool ini menggunakan Brush sebagai alat seleksi.

Color Range
Prinsip seleksi dengan Color Range adalah memilih warna yang diinginkan, lalu sesuaikan nilai Fuzziness untuk menyeleksi sebanyak mungkin warna yang senada.

Quick Mask Mode
Digunakan pada saat menemukan gambar yang sulit diseleksi, contoh kasus gambarnya kurang kontras atau warnanya senada antara subjek dengan latar. Teknik seleksi ini menggunakan Brush untuk menandai area yang ingin diseleksi.

Rangkuman Jam 3


1.      A Crop Tool
Crop Tool berguna untuk memotong bagian gambar yang tidak diinginkan pada sebuah foto. Tujuannya adalah untuk memperbaiki komposisi gambar agar terlihat lebih fokus.
2.       
      B. Healing Brush Tool
Healing Brush Tool merupakan tool yang tepat untuk menghilangkan objek yang tidak seharusnya berada dalam foto.
3.       
      C. Spot Healing Brush Tool
Merupakan program yang akan secara otomatis mencari tekstur yang sesuai untuk memperbaiki gambar tersebut.
4.     
            D. Patch Tool & Red Eye Tool
Patch tool akan memperbaiki gambar dengan cara menambalnya. Sedangkan Red Eye tool berguna untuk menormalkan efek mata merah yang sering terdapat pada foto.
5.       
      E. Clone Stamp tool & Clone Source
Clone Stamp tool berguna untuk membuat salinan dari bagian gambar yang telah ditentukan.sedangkan Clone Source berguna untuk menyimpan titik sampel yang dibuat dengan Clone Stamp Tool.
 
F. Sharpen & Blur Tool
Blur Tool berguna untuk mengaburkan bagian gambar tertentu. Sedangkan Sharpen Tool berfungsi sebaliknya. Kedua tool ini berada dalam satu group yang sama.
7.    
           G.  Dodge, Burn, & Sponge Tool
Dodge tool digunakan untuk memperterang bagian tertentu pada gambar, sedangkan Burn tool berfungsi sebaliknya. Sponge tool memiliki fungsi ganda, untuk menaikkan saturasi warna pada gambar atau sebaliknya.
8.      
      H.  Color Replacement tool
Berguna untuk mengganti warna pada bagian tertentu dalam foto kita.

Rangkuman Jam 2

Dalam Photoshop Jam Kedua, membahas tentang Auto Correction, Histogram & Levels, Curves, Brightness/Contrast, Shadow/Hightlights, Exposure, Hue/Saturation, Color Balance, Match Color, Black & White, dan Photo Filter.
A.      
      Auto Correction: Digunakan untuk memperbaiki warna dan pencahayaan pada gambar. Untuk mengoreksi warna secara otomatis, klik menu Image – Auto Color atau tekan Shift+Ctrl+B. Warna gambar  tadinya lebih banyak unsur warna ungu-biru, kini terlihat seimbang. Untuk memperbaiki kontras gambar secara otomatis, klik menu Image – Auto Contrast atau tekan Alt+Shift+Ctrl+L. Jika dilakukan dengan benar, maka gambar kini terlihat lebih kontras. Klik menu Image – Auto Tone atau tekan Shift+Ctrl+L guna melakukan koreksi tonal warna otomatis.
B.       
     Historgram & Levels: Histogram merupakan panel grafik yang menunjukkan distribusi cahaya pada gambar. Untuk menampilkan kotak dialog Levels, klik menu Image – Adjustment – Levels. Grafik berwarna hitam yang berada di tengah kotak dialog Levels inilah yang disebut historigam.
C.       
      Curves: Untuk menampilkan kotak dialog Curves, klik menu Image – Adjusment – Curves.
D.      
     Brightness/Contrast: Klik menu Image – Adjusment – Brightness/Contrast guna menampilkan kotak dialog Brightness/Contrast. Semakin besar nilai Brightness/Contrast, maka gambar akan semakin terang, dan sebaliknya.
E.     
         Shadow/Highlights: berguna untuk menyesuaikan pencahayaan pada foto agar terlihat seimbang. Untuk memperbaiki gambar yang terlihat gelap, klik menu Image–Adjusment– Shadow/Highlights.
F.       
          Exposure: berguna untuk meniru perubahan gambar ketika setting Exposure pada kamera digital diubah. Inti dari perintah ini adalah untuk menentukan banyaknya cahaya yang disimpan oleh sebuah foto. Klik menu Image – Adjusment – Exposure guna untuk menampilkan kotak dialog Exposure.
G.    
         Hue/Saturation: perintah ini berguna untuk mengubah elemen warna tertentu atau keseruhan elemen warna pada sebuah foto. Klik menu Image – Adjusments – Hue/Saturation atau tekan Ctrl+U guna menampilkan kotak dialog Hue/Saturation.
H.  
         Color Balance: Digunakan untuk mengubah keseimbangan warna pada sebuah foto. Klik menu Image – Adjusment – Color Balance untuk menampilkan kotak dialog Color Balance

I.    Match Color: Perintah ini dibuat untuk memudahkan dakam menyesuaikan warna dan pencahayaan pada dua gambar yang berbeda.  klik menu Image – Adjusment – Match Color untuk menampilkan kotak dialog Match Color.
J.       
            Back & White: Digunakan untuk mendapatkan hasil konversi foto grayscale yang maksimal. Klik menu Image – Adjusment – Black & White untuk menampilkan kotak dialog Black & White.
K.   
         Photo Filter: Digunakan untuk meniru efek filter pada lensa kamera. Klik menu Image – Adjusment – Photo Filter untuk menampilkan kotak dialog Photo Filter.